PENGERTIAN DAN TUJUAN PENGENDALIAN INTERNAL
![]() |
PENGERTIAN DAN TUJUAN PENGENDALIAN INTERNAL |
Baca juga SIFAT KAS DAN PENTINGNYA PENGENDALIAN ATAS KAS
Pengendalian Dan Tujuan Pengendalian Internal - Pengendalian internal biasanya akan
mutlak di perlukan seiring dengan tumbuhnya dan berklembangnya
trasnsaksi/bisnis perusahaan.Untuk menjalankan pengendalian internal secara
baik tentu saja harus diikuti dengan kerelaan perusahaan untuk mengeluarkan
beberapa tambahan biaya. Sistem pengendalian internal akan di jumpai dalam
perusahaan yang di mana kategori ukuran bisnisnya adalah menengah ke atas.
Pengendalaian internal adalah
seperangkat kebisajakan prosedur untuk melindungi aktiva atau kekayaan
perusahaan dari segala bentuk tindakan penyalahgunaan, menjamin tersedianya
informasi akuntansi perusaahn yang akurat, serta memastikan tersedianya
informasi akuntansi perusahaan yang akurat serta memastikan bahwa semua
ketentuan (peratuaran) hukum/undang-undang serta kebijakan manajemen telah
dipatuhi atau dijalankan sebagaimana mestinya oleh seluruh karyawan
perusahaan. Yang di maksud dengan ketentuan di sini bisa saja meliputi peraturan
di bidang perpajakan, pasar modal, hukum bisnis, undang-undang, anti korupsi dan
sebagainya.
Dengan adanya atau penerapan sistem pengendalian
internal secara ketat maka di harapkan bahwa seluruh kegiatan operasional
perusahaan dapat berjalan denga baik menuju tercapainya maksimalisasi
profit. Bahkan tidak hanya dari segi operasional saja yang akan berjalan dengan
tertib dan baik sesuai prosedur, akan tetapi dari segi finansial
perusahaan juga dapat termonitor dengan baik. Pada dasarnya, faktor efisiensi dan
efektifitas dari terapanya pengendalian internal.
Salah satu hal yang paling riskan dalam pengendalian
internal adalah kecurangan yang dilakukan oleh karyawan (Employment Fraud). Kecurangan karyawan ini adalah tindakanyan disengaja dengan tujuan untuk
memperoleh keuntungan pribadi. Contoh bentuk kecurangn karyawan yang sering
dilakukan dan hamper selalu dijumpai pada sebagian besar perusahaan adalah
melaporkan biaya perjalanan dinas dan penggantian pengobatan melebihi dari
jumlah sesungguhnya dikeluarkan.
Berikut ini adalah beberapa contoh utama yang memerlukan
pengendalia internal secara baik :
Baca juga PRINSIP-PRINSIP PENGENDALIAN INTERNAL
1. Pengupahan dan pengajian pengendalian internal dijalankan dengan tujuan untuk memastikan bahwa uang kas perusahaan dikeluarkan memang ntuk membayar karyawan yang sah,yang sesuai dengan tarif. Upah/gaju yan berlaku dan jumlah jam kerja actual karyawan. Pengendalian internal di sini uga dibutuhkan untuk menghindari teradinya karyawan fiktif.
2. Pemesanan dan pembelian barang
pengendalian internal dijalankan dengan tujuan untuk memastikan bahwa pemesanan
dan pembelian barang memang telah dilakukan sesuai dengan prosedur. Barang yang
dipesan dan yang dibeli sesuai dengan spesifikasi kebutuhan perusahaan serta
telah mendapatkan otorisasi (persetujuan) yang layak dari pejaba yang
berwenang, termasuk tersedianya secara lengkap dokumen pendukung
transaksi. Pengendalian internal disini juga di butuhkan untuk menghindari
terjadinya penggelapan/penyelewengan oleh oknum karyawan tertentu atas besarnya
potongan pembelian yang di peroleh dari supplier.
3. Pengiriman dan penjualan barang
dagangan: pengendalian internal dijalankan dengan tujuan untuk memastikan bahwa
pengiriman dan penjualan barang dagangan memang telah dilakukan sesuai dengan
prosedur. Barang yang dikrim dan yang dijual sesuai dengan spesifikasi pesanan
pelanggan serta telah mendapatkan otorisasi dari pejabat yang berwenang,
termasuk tersedianya dokumen pendukung transaksi. Pengendalian internal di sini
juga dibutuhkan untuk menghindari terjadinya penjualan fiktif.
4. Penerimaan dan pembayaran kas:
pengendalian internal dijalankan dengan tujuan untuk memastikan bahwa kas telah
diterima dengan baik/semestinya oleh perusahaan, serta memastikan hahwa
pengeluaran kas hanyalah dilakukan untuk membayar beban perusahaan yang
telah diotorisasi oleh pejabat yang
berwenang, serta untuk menghindari terjadinya pembayaran berganda.
5.
Penyimpanan barang dagangan di
gudang; pengendalian internal dijalankan dengan tujuan untuk memastikan bahwa
barang dagangan telah aman tersimpan di gudang. Segala macam jenis (alat)
pengamanan dapat dilakukan (digunakan) di sini.
6. Penanganan atas aktiva tetap: pengendalian
internal dijalankan dengan tujuan untuk memastikan bahwa aktiva tetap yang
dimiliki oleh perusahaan telah digunakan sebagaimana mestinya dan hanya untuk
menunjang kegiatan operasional perusahaan sehari-hari. Dalam hal ini,
inventarisasi atas aktiva tetap perlu dilakukan supaya keberadaan aktiva tetap
ini secara fisik dapat diawasi dengan mudah dan seksama.
Baca juga KETERBATASAN PENGENDALIAN INTERNAL
Posting Komentar untuk "PENGERTIAN DAN TUJUAN PENGENDALIAN INTERNAL"
Posting Komentar
Berkomentarlah yang membangun!