5 Faktor yang Dapat Menurunkan Tingkat Kohesivitas
![]() |
Gambar oleh Alexas_Fotos dari Pixabay |
5 Faktor yang Dapat Menurunkan Tingkat Kohesivitas - Selain faktor-faktor
yang dapat meningkatkan kohesivitas, pasti ada juga faktor yang dapat
menurunkan kohesivitas itu sendiri,
seperti adanya ketidaksamaan tentang tujuan, besarnya anggota kelompok,
pengalaman yang tidak menyenangkan dengan kelompok, persaingan intern
antaranggota kelompok, dan dominasi.
Ketidaksamaan
Tentang Tujuan
Sudah jelas sekali bahwa jika terdapat perbedaan
tujuan para anggota kelompok maka akan terjadi konflik. Bila konflik yang
terjadi tidak dapat dikendalikan dapat menyebabkan adanya penurunan tingkat
kohesivitas.
Besarnya
Anggota Kelompok
Sejalan dengan
bertambah besarnya kelompok, maka frekuensi interaksi di antara anggota
kelompok akan menurun dengan demikian dapat menurunkan tingkat kohesivitas.
Ketika anggota kelompok
tidak menarik antara satu sama lainnya, atau kurangnya kepercayaan di antara
mereka atau adanya pengalaman yang tidak menyenangkan dapat menurunkan adanya
tingkat kepaduan.
Persaingan
Intern Antar Anggota Kelompok
Jika terjadi persaingan
intern anggota kelompok akan menyebabkan persaingan dan permusuhan dan
mendorong adanya perpecahan di antara anggota kelompok.
Dominasi
Jika satu atau lebih
anggota kelompok mendominasi kelompok, atau karena sifat kepribadian tertentu
yang cenderung tidak senang berinteraksi dengan anggota kelompok, maka
kepaduan/kohesivitas tidak akan berkembang. Perilaku seperti ini dapat
menimbulkan adanya klik-klik dalam kelompok yang dapat menurunkan tingkat
kepaduan.
Baca juga PENGERTIAN SISTEM
Posting Komentar untuk "5 Faktor yang Dapat Menurunkan Tingkat Kohesivitas"
Posting Komentar
Berkomentarlah yang membangun!